Tag Archives: Jerman

Visa Studi ke Jerman

Terdapat 2 jenis visa untuk memasuki wilayah Jerman, yaitu visa schengen (untuk kunjungan sampai dengan 90 hari) dan visa nasional (tinggal lebih dari 90 hari). Ketentuan-ketentuan untuk pengajuan visa pun berbeda sesuai dengan tujuan tinggal di Jerman. Secara umum tujuan tinggal di Jerman dapat dibagi ke dalam kategori berikut :

  1. Kumpul keluarga (Ketentuan Visa Kumpul Keluarga)
  2. Au-pair (Ketentuan Visa Au-Pair)
  3. Kerja sosial (Ketentuan Visa Kerja Sosial)
  4. Praktek Kerja, Kuliah, dan Penelitian (Ketentuan Visa Praktek Kerja, Kuliah, dan Penelitian)
  5. Kerja (Ketentuan Visa Kerja)

Ketentuan-ketentuan di atas berbeda sesuai dengan tujuan tinggalnya, namun ketentuan utama untuk tinggal di Jerman ini adalah Ketentuan Visa Nasional. Pada tulisan ini, saya akan menjelaskan mengenai pengalaman saya mengurus visa nasional untuk tujuan studi S3 di Jerman.

Berdasarkan ketentuan visa nasional dengan tujuan studi di atas, saya membuat list dokumen sebagai berikut :

Check List Visa Nasional
List Dokumen untuk Pengajuan Visa Nasional dengan Tujuan Studi

Penjelasan lengkapnya adalah sbb :

  1. Email Perjanjian Visa (Termin)

    Sebelum datang ke kedutaan, buatlah termin terlebih dahulu melalui link Termin. Dikarenakan banyak orang yang mengajukan visa, jangan mepet dalam membuat termin, minimal H-1 bulan agar dapat memperoleh jadwal pada tanggal yang dikehendaki. Sebagai informasi, kita sudah dapat membuat termin sejak H-3 bulan. Apabila termin sudah dibuat, sistem akan mengirimkan jadwal kedatangan ke kedutaan ke email. Print saja 1 lembar bukti termin ini. Email perjanjian visa ini dan paspor perlu ditunjukkan ke security saat hendak memasuki gerbang kedutaan Jerman. Lokasi kedutaan jerman adalah :

    Jl. M.H. Thamrin No.1, RT.1/RW.5, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310, Indonesia

  2. Formulir Permohonan (Download Formulir)

    Isilah secara lengkap dan ditandatangi oleh pemohon. Banyak beredar di teman-teman bahwa formulir visa ini harus ditulis menggunakan tinta biru. Berdasarkan pengalaman saya, tinta hitam pun diterima oleh kedutaan. Ada juga yang menanyakan, apakah isian formulir bisa diketik atau harus tulisan tangan. Jawabannya adalah baik ketik maupun tulisan tangan diperbolehkan. Namun perlu diperhatikan oleh pemohon yang akan mengetik isian formulir, hanya isian formulir saja yang diketik menggunakan komputer, sementara tanda tangannya harus ditandatangani secara langsung menggunakan bolpoin. Contoh pengisian formulir visa dapat rekan-rekan download disini.

  3. Lembar Pemeriksaan Perjalanan (Download Pemeriksaan Lembar Perjalanan)

    Contoh pengisian lembar ini dapat didownload pada link ini.

  4. Pas Foto Biometrik (Download Sample Photos)

    Ukuran pas foto yang diperlukan adalah 35 mm x 45 mm dengan ukuran wajah 80% dan latarnya berwarna abu-abu muda. Contohnya sbb :

    foto-biometrik
    Foto Biometrik
  5. Paspor yang masih berlaku setidaknya 1 tahun
  6. Polis Asuransi Kesehatan (Download List Perusahaan Asuransi)

    Tidak kurang dari 21 perusahaan asuransi yang tercantum dalam list kedutaan. Jumlah pertanggungan asuransi ini harus minimal 30.000 Euro atau sesuai dengan mata uang lain untuk jangka waktu 90 hari. Saya sendiri memilih asuransi ACA dengan paket superior individu dengan jumlah pertanggungan sebesar USD 33.750 atau setara dengan 30.062,80 Euro. Contoh polis asuransi ACA adalah sbb :

    asuransi-aca
    Polis Asuransi ACA

    Biasanya Sales/Marketing ACA akan menawarkan paket Executive untuk perjalanan ke Eropa. Mereka mengatakan bahwa polis asuransi untuk ke Eropa harus mengunakan paket asuransi Executive, padahal paket superior saja sudah memenuhi persyaratan. Jadi, katakan saja kepada salesnya bahwa paket tersebut sudah cukup sebagai persyaratan. Perihal asuransi ini, banyak yang bertanya, apakah asuransi perjalanan ini merupakan hal yang wajib dikarenakan setibanya di Jerman pun akan apply asuransi kesehatan di Jerman. Jawaban dari pihak kedutaan adalah sbb :

    perlukan-asuransi
    Pertanyaan Terkait Asuransi Perjalanan

    Memang asuransi perjalanan ini tidak wajib, tetapi apabila imigrasi di Jerman membutuhkan maka si pemohon harus memberi travel insurance di Indonesia. Jadi sebaiknya apply saja asuransi tersebut agar proses aplikasi visanya lancar karena dokumen telah lengkap. Bagi rekan-rekan yang memerlukan no HP Sales/Marketing ACA cabang Bandung, saya dapat memberikan no tersebut. Caranya, teman-teman dapat mengirimkan permintaan no hp tesebut melalui email saya (yohanfajarsidik@live.com).

  7. Biaya Permohonan sebesar 60 Euro

    Siapkan uang yang pas dalam rupiah. Cek terlebih dahulu kurs pada hari tersebut untuk melakukan perkiraan.

  8. Daftar Riwayat Hidup

    Lampirkanlah daftar riwayat hidup terbaru dan CV tersebut harus ditandatangani.

  9. Letter of Sponsorship dan Letter of Guarantee

    LoS dan LoG adalah surat dari pemberi beasiswa yang menyatakan bahwa kebutuhan finansial pemohon akan ditanggung oleh pemberi beasiswa. LoS dan LoG ini adalah keterangan sponsor yang digunakan oleh LPDP, tentunya istilah ini berbeda dengan pemberi beasiswa lain. Sebagai informasi, ketika apply visa di kedutaan, penerima beasiswa LPDP boleh hanya melampirkan LoS saja. Biasanya LoG akan diberikan oleh LPDP apabila telah menerima draft kontrak sehingga seringkali memerlukan waktu untuk menunggu LoG jadi. Oleh karenanya, silakan gunakan LoS yang proses pengajuannya cepat melalui aplikasi Sipendob LPDP. Namun apabila biaya hidup bersumber dari dana pribadi, teman-teman perlu melampirkan blocked account di Deutsche Bank.

  10. LoA (Letter of Acceptance) dari Universitas
  11. Ijazah dan Transkrip

    Bagi yang akan studi master, lampirkan ijazah S1 dan Transkrip beserta terjemahannya dalam bahasa inggris atau bahasa jerman. Bagi yang akan studi PhD, lampirkan juga ijazah S2 dan Transkrip beserta terjemahannya. Terjemahan yang berasal dari universitas asal berlaku di kedutaan Jerman. Namun apabila universitas asal tidak menyediakan terjemahannya, teman-teman dapat menerjemahkan ijazah dan transkrip melalui jasa penerjemah tersumpah. List penerjemah yang diakui Kedutaan Jerman dapat didownload disini.

  12. Surat Motivasi

    Isi surat motivasi adalah mengenai rencana studi (alasan pemilihan bidang studi dan perguruan tinggi, rencana studi yang konkrit atau rencana mengenai persiapan studi). Gunakanlah bahasa Jerman atau bahasa Inggris untuk surat motivasi ini.

  13. Bukti Korespondensi

    Lampirkan bukti korespondensi dengan pihak universitas

  14. Sertifikat Bahasa

    Lampirkan sertifikat bahasa yang sesuai dengan bahasa yang akan digunakan saat studi. Apabila studinya menggunakan bahasa inggris, lampirkan sertifikat IELTS.

  15. Kontrak Tempat Tinggal/Email

    Apabila akan berangkat sendiri (single atau married yang keluarganya akan menyusul di kemudian hari), aturan mengenai tempat tinggal tidak terlalu ketat. Apabila telah memiliki kontrak dengan Landlord, lampirkan kontraknya. Namun, apabila belum memiliki kontrak, dapat juga melampirkan email antara pemohon dengan landlord terkait dengan proses pencarian tempat tinggal. Alamat rumah ini juga dapat diisikan pada formulir pengajuan visa walaupun alamat tersebut belum fix. Lain halnya apabila pemohon akan berangkat secara bersama-sama dengan keluarganya. Biasanya saat pengajuan visa, benar-benar akan ditanyakan mengenai kontrak wohnungnya.

Walaupun tidak disebutkan oleh pihak kedutaan, dokumen-dokumen persyaratan visa tersebut sebaiknya dipisah ke dalam 3 buah map yang masing-masing untuk dokumen asli, fotokopi 1, dan fotokopi 2. Pada saat dipanggil untuk memberikan berkas, berikan berkas fotokopi 1 dan fotokopi 2. Dokumen asli tidak diberikan, kecuali diminta untuk ditunjukkan oleh penjaga loket. Saya sendiri tidak diminta untuk menunjukkan dokumen asli saya. Pada saat memberikan berkas ini pula, pemohon visa akan ditanyai perihal tujuan apply visa, studi kemana, kapan mulai studi, dan kapan berangkat. Tentunya pertanyaan akan berkembang sesuai dengan dokumen visa yang diberikan. Jadi, pastikan dokumen yang dibawa telah lengkap agar prosesnya lancar.

Normalnya visa akan diproses dalam waktu 6-8 minggu. Namun ada juga yang selesai lebih cepat dan ada pula yang lebih dari 8 minggu bahkan 3 bulan. Dikarenakan yang memproses visa anda adalah ABH jerman, teman-teman dapat mengirimkan email ke ABH Jerman untuk menanyakan perihal progress visa. Alamat email ABH di Jerman dapat dilihat pada website [1]. Sebaiknya bahasa yang digunakan untuk menanyakan perihal progress visa tersebut adalah bahasa Jerman karena bisa jadi teman-teman disuruh mengirimkan email kembali dalam bahasa Jerman apabila menggunakan bahasa Inggris. Berikut ini adalah template email yang bisa digunakan :

Title : Anfrage zum Visum

Sehr geehrte Damen und Herren,

My name ist _(write your name here)_. Ich komme aus Indonesien. Ich habe am xx.xx.xxxx ein Visum bei der deutschen Botschaft in Jakarta beantragt. Alle Dokumente sind komplett gewesen.

Meine Dateien sind :
1. Nachname, Vorname :
2. Passnummer :
3. Geburts datum :

Bis jetzt habe ich schon ______ Wochen gewartet. Dann habe ich noch nicht mein Visum bekommen. Könnten Sie bitte prüfen? Ich habe Sorge, wenn es noch nicht fertig ist. Ich bedanke mich für Ihre Hilfe und Aufmerksamkeit. Hoffentlich können Sie mir bald antworten.

Mit freundlichen Grüßen,
(Write your name here)

-Template ini saya peroleh dari Pak Yasmon dengan sedikit koreksi

Sebagai penutup, bila ada pertanyaan mengenai proses pengajuan visa studi ini, silakan komen di bawah ini. Terima kasih.

Referensi :

  1. http://www.auslaenderaemter*.de/buchstabe_a.php

Note : Hapus tanda (*) pada url di atas

Tasikmalaya, 19 Agustus 2016
Yohan FS