Monthly Archives: December 2017

Ulasan Tahun Pertama Tinggal di Jerman

Sudah lebih dari 1 tahun saya tinggal di Aachen, Jerman sebagai mahasiswa PhD dan sebagai seorang suami yang memiliki seorang istri dan seorang anak.  Banyak hal yang dialami dan dirasakan oleh saya dalam kurun waktu 1 tahun tersebut. Pada tulisan ini saya akan coba merangkum hal-hal tersebut.

  1. Bahasa
    Saya pernah belajar dasar-dasar bahasa Jerman saat SMA dan sesaat sebelum berangkat ke Jerman. Level yang saya ambil adalah A1.1. Kemampuan dasar ini sangat-sangat tidak cukup untuk mengawali hidup di Jerman. Sebagian besar native Jerman berbicara sangat cepat yang tidak mudah dipahami oleh seseorang dengan kemampuan bahasa jerman level A1.1. Padahal hampir semua hal disini dilakukan menggunakan bahasa jerman bahkan dalam lingkungan kampus sekalipun. Misalnya saat seminar doktoral, acara tahunan fakultas, rapat-rapat, dan aktivitas sosial dengan kolega. Saya pun seringkali diam membisu karena tidak paham apa yang sedang mereka bicarakan. Untuk mengatasi hal tersebut, saya pun ikut kursus bahasa Jerman disini sehingga sekarang sudah bisa sedikit mengerti percakapan dengan topik yang mudah. Tapi menurut saya, langkah ini bukanlah hal yang mulus dikarenakan saya harus membagi waktu antara riset dan kursus. Jadi bila ada niat studi di Jerman, sebaiknya ikut les sampai level B1 atau B2 saat masih berada di Indonesia agar proses adaptasi anda dapat dilakukan dengan mudah.
  2. Cuaca dan Waktu Solat
    Cuaca di Jerman tentunya berbeda dengan Cuaca di Indonesia. Jerman memiliki 4 musim, yaitu musim dingin, musim semi, musim panas, dan musim gugur. Sedangkan Indonesia hanya memiliki 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Dikarenakan kondisi cuaca tersebut, waktu solat disini bergeser secara signifikan. Misalnya saat musim dingin, shalat isya dilaksanakan pada jam 18.25. Tapi saat musim panas, shalat isya dilaksanakan pada jam 00.00. Hal ini tentunya tidak mudah bagi orang-orang yang terbiasa dengan waktu shalat yang relatif konstant seperti di Indonesia.

Pada kesempatan ini, 2 poin saja yang bisa saya sampaikan.

Aachen, Jerman, 28/12/2017

Advertisements