Proses Mendapatkan Beasiswa LPDP

Sebelumnya telah saya ceritakan mengenai perjalanan sebelum mendaftar beasiswa LPDP disini. Pada tulisan ini, saya akan menceritakan pengalaman saya mendaftar beasiswa yang super keren ini. Proses seleksi beasiswa LPDP ini terdiri dari 2 tahap yaitu seleksi administrasi dan seleksi substansi (wawancara, LGD, dan essay).

Seleksi Administrasi

Langkah pertama adalah mendaftar secara online pada laman [1]. Pada laman tersebut terdapat link untuk mengunduh user manual, booklet beasiswa lpdp, dan booklet beasiswa afirmasi. Pendaftar dapat dengan mudah mengisi formulir online tersebut dengan mengikuti petunjuk yang dijabarkan pada user manual. Sebelum mendaftar beasiswa LPDP ini perlu diperhatikan pula bahwa terdapat 2 jenis beasiswa, yaitu beasiswa BPI reguler dan afirmasi. Perbedaan kedua beasiswa tersebut dapat dibaca pada booklet yang tersedia pada laman tersebut. Saya kutipkan sedikit dari website tersebut, yaitu :

daftar-lpdp-online

Beasiswa BPI Reguler
Sasaran pelamar BPI Program Magister dan Doktoral adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai kemampuan akademik yang unggul dan jiwa kepemimpinan yang kuat serta berkeinginan untuk melaksanakan studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral pada perguruan tinggi tujuan LPDP baik pada bidang ilmu yang sama maupun berbeda dengan bidang ilmu pada jenjang pendidikan sebelumnya.
Beasiswa Afirmasi
Untuk memeratakan pembangunan, diperlukan upaya khusus untuk meningkatkan kualitas SDM di daerah perbatasan dan/atau tertinggal. Perhatian khusus juga diberikan bagi putra-putri Indonesia yang telah berjasa mengharumkan nama bangsa dalam berbagai kompetisi ditingkat Internasional tetapi tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, kelompok masyarakat berprestasi yang berasal dari keluarga miskin termasuk juga lulusan penerima Bidikmisi.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, LPDP mengeluarkan kebijakan Beasiswa Afirmasi untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan perlakuan khusus. Dengan adanya beasiswa afirmasi ini, diharapkan putra-putri terbaik dari kelompok masyarakat tersebut dapat mengikuti studi pada Program Magister atau Doktoral dalam beberapa bidang keilmuan, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi luar negeri.

Berdasarkan overview tersebut, saya memilih jalur reguler. Sebelum login ke dalam website tersebut, buatlah akun dengan memakai email pribadi anda. Saran dari saya, sebaiknya gunakan dedicated email dengan GMAIL yang hanya diperuntukkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan LPDP. Ini bertujuan agar email-email ini tidak tercampur dengan hal-hal lainnya karena selanjutnya email ini juga akan digunakan sebagai email resmi yang tercantum di kontrak antara anda dengan pihak lpdp apabila anda lolos seleksi beasiswa LPDP. Selain itu, email ini juga akan didaftarkan ke dalam google groups (milis) sehingga semua penerima beasiswa LPDP terkumpul dalam satu wadah diskusi yang biasa disebut milis.

Dokumen-dokumen yang diupload pada formulir online tersebut adalah :

  1. Ijazah Pendidikan Terakhir
  2. Transkrip Nilai Pendidikan Terakhir
  3. Sertifikat Bahasa
  4. Surat Pernyataan (Template Surat Pernyataan)
  5. Surat Rekomendasi (Template Surat Rekomendasi)
  6. KTP
  7. SKBS, SKBN, dan SKTBC
  8. Essay Kontribusi Bagi Indonesia (Contoh Essay1 Saya)
  9. Essay Sukses Terbesar Bagi Hidupku (Contoh Essay2 saya)
  10. Proposal Penelitian (bagi pelamar program doktoral) (Contoh Proposal Penelitian Saya)
  11. LoA (Bagi yang sudah memilikinya)

Di atas saya melampirkan link-link untuk mengunduh template surat pernyataan, surat rekomendasi, contoh essay, dan contoh proposal penelitian. Isi template tersebut diperoleh dari booklet lpdp yang berupa PDF. Saya mengubahnya ke dalam format doc agar dapat langsung diedit memalui aplikasi office. Namun untuk contoh essay dan proposal penelitian, saya menambahkan proteksi password untuk membuka dokumen tersebut. Silakan kirimkan request password ke alamat email yohanfajarsidik@gmail.com. Saya sarankan, jangan langsung menggunakan template yang saya berikan disini, cek terlebih dahulu di dalam booklet beasiswa agar dapat mengetahui format terbaru dari surat-surat tersebut. Perihal surat kesehatan dari rumah sakit pemerintah, berdasarkan pengalaman saya dan info dari teman-teman, sebaiknya buat surat keterangan berbadan sehat (SKBS), surat keterangan bebas narkoba (SKBN), dan surat keterangan bebas TBC di RSUD karena harganya yang jauh lebih murah.

Setelah proses pengisian data di formulir online dan juga sudah mengupload dokumen yang diperlukan, selanjutnya adalah SUBMIT aplikasi secara online. Selanjutnya tinggal menunggu hasil seleksi administrasi. Pengumuman ini biasanya kurang lebih 2 minggu dari tanggal penutupan pendaftaran.

Saya dulu mendaftar periode 4 tanggal 14 Oktober 2015. Pengumuman seleksi administrasi ini sangat dinanti. Akhirnya alhamdulillah saya lolos setelah ada pemberitahuan melalui sms dan email pada tanggal 2 November 2015. Saya sangat bersyukur telah melalui seleksi tahap pertama ini.

Seleksi Substansi

Sebuah email pada tanggal 2 November 2015 jam 19.19 WIB itulah yang mengabarkan bahwa saya lulus seleksi administrasi. Saya dan istri sangat senang sekali mengetahui hasil seleksi ini. Semangat yang semakin down karena telah kurang lebih 9 bulan setelah saya resign dari perusahaan akhirnya terbayar walaupun sebenarnya ini belum hasil final karena saya masih harus melalui seleksi substansi.

hasil-selesi-adm-lpdp
Email Hasil Seleksi Administrasi LPDP

Seperti yang telah saya sebutkan di atas, seleksi substansi terdiri dari wawancara, lgd, dan on the spot essay. Pada tahap ini, saya mempersiapkan seleksi substansi bersama dengan M. Risqi Utama. Dia adalah orang yang keren, Jawara lomba-lomba berbasis IT baik di dalam negeri maupun di Luar Negeri. Kini Risqi bersama dengan teman-temannya merintis sebuah start-up dengan produk andalannya Lexipal yaitu aplikasi untuk membantu penyandang dyslexia agar dapat belajar. Sehari kemudian, ada sebuah email lanjutan dari lpdp yang mengirimkan sebuah lampiran mengenai informasi jadwal dan daftar peserta seleksi. Saya dan Risqi mendaftar LPDP untuk tes substansi di Yogyakarta. Lokasi tesnya yaitu di Gedung Keuangan Yogyakarta yang beralamat di Jl. Kusumanegara No. 11, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166. Tanggal seleksinya adalah tanggal 18-20 November 2015. Artinya ada sekitar 16 hari untuk mempersiapkan seleksi substansi ini. Kami pun beberapa kali membuat jadwal latihan wawancara, LGD, dan essay. Lokasi latihan kami adalah di Luxury Internet Cafe yang berlamat di Jalan Kaliurang KM. 5.2, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. Menurut saya, Luxury merupakan tempat yang nyaman untuk belajar apalagi bila mendapatkan sofa dan meja yang luas.

Metode belajar kami adalah dengan mencari topik-topik terkini di Indonesia (materi essay dan lgd) dan latihan wawancara dalam bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Sebelumnya saya juga mencari pengalaman-pengalaman dari teman-teman yang telah mendapatkan beasiswa LPDP. Pada saat itu, saya bertanya kepada Azka, Rian, Mbak Irene, dan Mas Galang. Selain itu, saya juga mencari informasi dari blog-blog. Banyak pengalaman-pengalaman awardee yang menceritakan pengalamannya di blog. Contohnya ini :

pengalaman-beasiswa-lpdp
Pengalaman Awardee LPDP

Teman-teman boleh mengunduh file-file di atas di link Pengalaman Seleksi LPDP dari Blog.

Banyak sekali variasi pertanyaan yang diperoleh dari blog-blog tersebut. Pengalaman saya sendiri, pertanyaannya adalah :

Penanya 1: (dalam bahasa inggris)
Jelaskan keterkaitan studi master dengan rencana PhD?
Sudah berapa banyak paper/jurnal yang dibaca? Sebutkan jumlah pastinya!
Apakah yakin studi ini akan berhasil?
Apakah berencana mematenkan riset anda?
Kalau iya, artinya sudah memiliki rancangan/desain ?
Kenapa memilih Belanda? Kenapa tidak memilih jepang misalnya?
Penanya 2:
Anda ingin jadi dosen?
Ingin jadi dosen seperti apa?
Dimana nanti akan mengabdi?
Kenapa memilih tempat tersebut?
Kalau semisal lpdp memberikan beasiswa dg syarat anda harus menjadi dosen di papua atau pontianak?
Dari jawaban anda, lingkungan yang nyaman adalah salah satu faktor memilih univ untuk mengabdi. Di Belanda kan nyaman, artinya ada potensi anda memilih kerja di sana?(Ini menguji keteguhan hati sepertinya, perhatikan jawaban yang diberikan)
Penanya 3 :
Anda kalau berbicara, suaranya memang kecil ya?
Nanti kan mau jadi dosen, kalau seperti ini nanti tidak kedengaran dan tidak diperhatikan?
Sudah menikah?
Lulusan mana istrinya?
Bagaimana cara anda memilih istri?
Apabila diibaratkan kapal, anda dan istri itu seperti apa?
Punya alergi?
Kondisi di belanda kan jauh berbeda dengan indo, bagaimana ttg ini?
Punya pengalaman organisasi?
Organisasi tersebut kegiatannya apa?
Organisasi/kegiatan yang berhubungan dg sosial ?
Sebutkan tiga kata yang merepresentasikan anda?

Perihal LGD dan Essay. Materi yang kami pelajari adalah :

materi-lgd
Topik LGD dan Essay

Dari sekian banyak materi tersebut, kami membuat summary nya. Kemudian kami sharing membahas satu persatu mengenai topik tersebut. Pada saat hari H, ternyata memang topik-topik tersebut banyak keluar, saya sendiri mendapatkan topik essay mengenai hukuman mati bagi terpidana narkoba dan topik lgd mengenai kebakaran hutan. Topik-topik di atas dapat didownload di : Topik-Topik LGD dan Essay. Saran dari saya, dalam menulis essay sebaiknya menggunakan format IELTS. Format tersebut terdiri dari pendahuluan, body-1, body-2, dan kesimpulan. Dengan demikian essay anda akan terstruktur.

Selanjutnya, persiapkanlah energi dan pikiran anda karena ada kemungkinan 3 jenis seleksi dilangsungkan secara bersamaan dalam hari yang sama. Saya sendiri mendapatkan kesempatan dalam 1 hari dari pagi hari sampai dengan sore hari. Setelah semua proses ini terlewati, saatnya berdoa untuk memperoleh hasil seperti yang diinginkan.

Akhirnya pada tanggal 10 Desember 2015, saya dinyatakan lulus seleksi beasiswa LPDP. Sujud syukur kepada-Mu Ya Alloh yang telah memberikan nikmat ini kepada saya. Selanjutnya, setelah dinyatakan lulus, kami dikumpulkan ke dalam angkatan PK-59. Persiapan Keberangkatan (PK) ini dilaksanakan pada tanggal 7-12 Maret 2016. Setelah semua ini, proses saya ternyata belum selesai, saya masih belum mendapatkan LoA universitas. Tapi saya tetap berusaha karena masih ada waktu sampai dengan tanggal 10 Desember 2016. Setelah beberapa kali mengirimkan email ke calon supervisor, akhirnya saya pun mendapatkan LoA dari RWTH Aachen di pertengahan bulan Juni 2016. Saya merasakan betul, kemudahan-kemudahan ini saya peroleh setelah saya menikah. Memang betul, nikah itu melapangkan rejeki. Cerita mengenai langkah-langkah saya untuk memperoleh LoA dari RWTH Aachen dapat dibaca disini. Oh ya, sebelum tulisan ini saya tutup, Risqi, teman saya dari JTETI UGM yang mempersiapkan beasiswa bersama dengan saya akhirnya memperoleh LoA dari University of Oxford, UK. Saat tulisan ini saya ketik, Risqi sudah berada di London bersama dengan Istrinya. Selamat berjuang kawan!

Akhir kata, terima kasih kepada teman-teman yang telah membantu dan mendoakan kami. Sekali lagi terima kasih!

Referensi :
http://www*.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id/

Note :
Hapus tanda (*) pada url yang disebutkan pada bagian referensi

Advertisements

10 thoughts on “Proses Mendapatkan Beasiswa LPDP

  1. mohon maaf mas… saya bermaksud ingin membaca Contoh essay 1 dan essay 2 .. tapi setelah saya buka linknya saya diharuskan memasukkan password. Saya Kartika, saya ingin apply beasiswa LPDP utk tahun 2017 ini…Oleh karena itu mohon bantuannya mas. Terimakasih.

      1. btw mas yohan mau tanya kalo kita mau pilih yang reguler gimana caranya yah soalnya pilihanya afirmasi,bidikmisi miskin berprestasi gitu?

  2. Dear Scholarship Hunters yang mampir disini

    Saya mengucapkan terima kasih atas waktunya untuk membaca artikel tentang proses mendapatkan beasiswa ini. Tidak sedikit pula yang mengirimkan email untuk meminta password essay. Dari sekian banyak tersebut, ternyata ada yang secara sopan memintanya dengan cara memperkenal diri terlebih dahulu tetapi ada pula yang secara langsung meminta password tanpa basa-basi. Selain itu, teman-teman perlu juga belajar cara menulis email yang baik agar si penerima email akan senang ketika mendapatkan email dari teman-teman. Semoga komen ini diperhatikan oleh pembaca.

    Terima kasih

    1. Pada tahun 2015 lalu, surat rekomendasi menggunakan bahasa indonesia yang templatenya pun tersedia di buku panduan LPDP. Oleh karenanya, silakan mengacu ke buku panduan LPDP yang terbaru untuk mendapatkan format terbaru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s